Komersialisasi Komoditi Cangkang Sawit

Provinsi Aceh memiliki lahan perkebunan kelapa sawit seluas 242.820 ha yang dikelola oleh masyarakat dengan produksi tahunan sebesar  459.727  ton  pada  2022  dengan  60 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang aktif di Provinsi  Aceh.  

Cangkang  sawit  yang merupakan limbah hasil pengolahan sawit memiliki nilai jual yang tinggi untuk diolah menjadi beberapa  briket, campuran pakan ternak, bahan bakar boiler, agregat ringan beton, dan produk lainnya.

Bisnis ini menggunakan skema trading dimana PEMA akan membeli cangkang sawit dari beberapa  supplier  PKS  yang  terdapat  di Provinsi    Aceh  untuk  diselanjutnya dikumpulkan pada stockpile cangkang sawit. 

Pangsa pasar dari bisnis komersialisasi cangkang  sawit  menargetkan  pasar domestik dan pasar internasional meliputi Malaysia, Singapura, Nigeria, Amerika Serikat dan Britania Raya.

Operasional bisnis komersialisasi cangkang sawit ini bekerjasama dengan BUMD daerah penghasil sawit. Adapun target penjualan cangkang sawit pada tahun pertama ditargetkan mencapai 100.000 ton dengan calon buyer yang berasal dari Jepang. 


Informasi Lainnya

Profil Lapangan Blok B

Diketahui, Wilayah Kerja B terletak pada cekungan Sumatra Utara dengan status wilayah kerja produksi yang telah berakhir masa kontraknya pada Oktober 2018 dan kemudian diperpanjang

“Kami berharap PEMA tidak hanya menjadi penggerak ekonomi Aceh, tetapi juga menjadi model perusahaan daerah yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan”

Berita Lainnya

“Kami berharap PEMA tidak hanya menjadi penggerak ekonomi Aceh, tetapi juga menjadi model perusahaan daerah yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan”

Kabar Terbaru

Informasi Lainnya

Dorong Profesionalisme Jurnalis, Dirut PEMA Jadi Narsum UKW PWI Aceh

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, tersbut, Faisal berkesempatan menjadi narasumber pada salah satu ujian atau tes yang diikuti oleh 18 anggota PWI Aceh angkatan XIX dengan klasifikasi peserta UKW tingkat muda dan madya.